Monday, October 14, 2019

JENIS - JENIS ZAT ADIKTIF

Berikut jenis-jenis zat adiktif :
  1. Inhalasin
Kategori pertama zat adiktif yang berbahaya untuk dikonsumsi adalah adalah inhalasin. Inhalasin banyak kita temui di sekitar kita, tentu zat ini tidak boleh dikonsumsi karena mengandung zat kimia yang berbahaya bagi tubuh. Mendengar kata inhalasin tentu asing bagi telinga kita secara garis besar zat inhalasin memliki ciri-ciri mudah menguap jika terkena udara sekitar. Penggunaan inhalasin sendiri biasa digunakan untuk spray atau semprotan yang memeliki sifat larutan mudah menguap contoh seperti cat semprot, hairspay dan parfum. Selain digunakan sebagai media penyemprotan inhalasin juga digunakan pada pembuatan lem.
  1. Nikotin
Zat adiktif yang banyak dimanfaatkan dan digunakan oleh masyarakat. Nikotin merupakan zat adiktif yang dikategori boleh dikonsumsi. Nama nikotin sendiri tidak asing bagi masyarakat tentu nama ini sangat familiar mengigat nikotin banyak digunakan oleh masyarakat. Salah satu penggunaan nikotin adalah rokok, tentu rokok merupakan produk yang banyak kita temui di manapun. Meskipun zat ini aman untuk dikonsumsi tetapi zat ini menyebabkan kecanduan serta efek negatif bagi tubuh jika digunakan secara berlebihan.
  1. Kafein
Satu lagi zat adiktif yang banyak kita temukan dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas adalah kafein. Kafein sendiri merupakan zat adiktif yang memliki efek tidak bisa tidur bagi yang menggunakan. Mendengar kata kafein tentu ini merupakan komposisi dari kopi. Kopi memang memiliki kelezatan dan kenikmatan sendiri tidak heran sebagian orang menikmati rasa yang satu ini. Walaupun begitu penggunaan kafein secara berlebihan pasti berdampak buruk bagi kesehatan akibat kelelahan karena kurang tidur mengigat keren memberi efek samping sulit tidur.
  1. Narkoba
Sudah tidak asing lagi zat adiktif yang satu ini. Memliki tingkat kecanduan yang berbahaya serta efek negatif bagi tubuh jika digunakan oleh sembarang orang. Penggunaan narkoba sendiri biasa dimanfaatkan dalam bidang kedokteran. Namun sebagian orang memanfaatkan narkoba sebagai pemuasan diri mengingat bahwa efek dari narkoba akan mengakibatkan pikiran tenang bagi sebagian orang. Padahal narkoba memliki banyak efek negatif yang berbahaya bagi tubuh pengguna.


PENGEMULSI

ZAT PENGEMULSI 


Jenis-jenis emulsifier             
Secara umum Emulsifier dibedakan menjadi dua, yaitu 1) Emulsifier Alami dan 2) Emulsifier Buatan.
1.   Emulsifier Alami
Pengemulsi alami dibuat dari bahan-bahan yang berasal dari alam, misalnya :
        Telur (Kuning Telur dan Putih Telur)
        Gelatin
        Kedelai
        Tepung Kanji
        Susu Bubuk

Hasil gambar untuk TEPUNG KANJI

2.   Emulsifier Buatan
Di samping Emulsifier alami,  telah  dibuat emulsifier buatan yang terdiri dari monogliserida, misalnya gliseril monostearat. Radikal asam stearat merupakan gugus nonpolar, sedangkan bagian sisa dari molekul, terutama dua gugus hidroksil dan gliserol, merupakan gugus yang polar. 

Contoh lain emulsifier buatan yaitu ester dari asam lemak sorbitan yang dikenal sebagai SPANS yang dapat membentuk emulsi air dalam minyak, dan ester dari polioksietilena sorbitan dengan asam lemak yang di kenal sebagai TWEEN yang dapat membentuk emulsi minyak dari air. 
Hasil gambar untuk GAMBAR  Emulsifier Buatan

Pada kue yang kita kenal, penggunaan SPANS membentuk serta memperbaiki tekstur dan volume, sedang TWEEN membantu mengurangi atau mencegah kekeringan, sehingga kue tetap lunak.  Jenis emulsifier lain seperti gliseril laktopalmitat, merupakan emulsifier yang banyak di gunakan dalam pembuatan cakes mixes: CMC (carboxyl methyl cellulose) banyak digunakan sebagai stabilizer dalam pembuatan salad dressing.

PENGENTAL

Bahan pengental adalah bahan yang dapat meningkatkan kekentalan dari suatu cairan tanpa mengubah sifat-sifat cairan tersebut. Bahan pengental makanan umumnya dipakai untuk mengentalkan saussop, dan puding tanpa mengubah rasanya. Meskipun demikian, bahan pengental juga dikenal digunakan pada cattintabahan peledak dan kosmetika.
Bahan pengental dapat meningkatkan suspensi bahan-bahan lainnya atau emulsi untuk meningkatkan kestabilan suatu produk. Bahan pengental biasanya diatur sebagai bahan tambahan pangan dan bahan kosmetika dan perawatan pribadi. Beberapa bahan pengental adalah bahan yang dapat membentuk gel, arut dalam fase cair sebagai campuran koloid yang membentuk struktur internal yang tidak terlalu kohesif. Lainnya lagi bertindak sebagai bahan tambahan tiksotropika mekanis dengan partikel-partikel terpencar yang menempel atau saling mengunci untuk menahan regangan.
Bahan pengental juga dapat digunakan dalam keadaan medis, seperti disfagia yang mengakibatkan kesulitan menelan makanan. Cairan yang dikentalkan memainkan peranan penting dalam menurunkan risiko pernafasan pasien disfagia.

PEMBERI AROMA

PEMBERI AROMA
Pemberi aroma adalah zat yang memberikan aroma tertentu pada makanan atau minuman.

  • Pemberi aroma dibagi menjadi dua, berdasarkan asal zat penyusunnya, yaitu:
  • Pemberi aroma alami
  • Pemberi aroma alami yang terbuat dari bahan alami seperti tumbuhan dan rempah-rempah.
  • Contohnya minyak atsiri dan vanili
  • Pemberi aroma buatan
  • Pemberi aroma buatan yang terbuat dari zat kimia yang diizinkan.
  • Contohnya
BahanAromaBahanAroma
Amil asetatPisang ambonVanilinVanili
Amil kaproatApelMetil antranilatAnggur
NanasEtil butirat


PENYEDAP

Zat penyedap rasa
kita dapat membedakan, zat penyedap rasa:
a   a)    Zat penyedap cita rasa yang berasal dari alam, misalnya: daun pandan, daun salam, daun jeruk untuk pewangi. Potongan-potongan tulang untuk rasa daging. Sari buah memiliki rasa buah.

b) Zat penyedap cita rasa yang berasal dari hasil sintesis:
 (a) Oktil asetat, makanan akan terasa dan beraroma seperti buah jeruk jika dicampur dengan zat penyedap ini
 (b) Etil butirat, akan memberikan rasa dan aroma seperti buah nanas pada makanan
 (c) Amil asetat, akan memberikan rasa dan aroma seperti buah pisang;
(d) Amil valerat, jika makanan diberi zat penyedap ini maka akan terasa dan beraroma seperti buah apel.

Penyedap sintetik yang sangat populer di masyarakat adalah vetsin atau MSG (mononatrium glutamat). Di pasaran, senyawa tersebut dikenal dengan beragam merek dagang, misalnya Ajinomoto, Miwon, Sasa, Royco, Maggi, dan lain sebagainya. MSG merupakan garam natrium dari asam glutamat yang secara alami terdapat dalam protein nabati maupun hewani. Daging, susu, ikan, dan kacangkacangan mengandung sekitar 20% asam glutamat. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila kita mengkonsumsi makanan yang mengandung asam glutamat akan terasa lezat dan gurih meski tanpa bumbu-bumbu lain. Keunikan dari MSG adalah bahwa meskipun tidak mempunyai cita rasa, tetapi dapat membangkitkan cita rasa komponen-komponen lain yang terkandung dalam bahan makanan. Sifat yang semacam itu disebut dengan taste enhancer (penegas rasa).

Suatu zat aditif dapat saja memiliki lebih dari satu fungsi. Seringkali suatu zat aditif, khususnya yang bersifat alami memiliki lebih dari satu fungsi. Contohnya, gula alami biasa dipakai sebagai zat aditif pada pembuatan daging dendeng. Gula alami tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pemanis, tetapi juga berfungsi sebagai pengawet. Contoh lain adalah daun pandan yang dapat berfungsi sebagai pemberi warna pada makanan sekaligus memberikan rasa dan aroma khas pada makanan.

PENGAWET

Bahan Pengawet

Makanan yang kita temui di pasaran kebanyakan tidak mempunyai tingkat keawetan yang cukup baik, karena diakibatkan oleh bakteri dan juga jamur yang akan merubahnya menjadi makanan basi. Oleh karena itu diperlukan solusi guna membuat makanan menjadi lebih awet dan mempunyai daya tahan yang cukup lama. Proses pengawetan dilakukan hanya berdasarkan pada suatu prinsip untuk memerangi mikroorganisme-mikroorganisme yang menyebabkan pembusukan, sehingga mikroorganisme bisa dicegah proses pertumbuhan dan perkembangannya. 
Seiring dengan berjalannya waktu dan adanya suatu perkembangan pada ilmu pengetahuan, maka bisa ditemukan bermacam-macam cara untuk melakukan pengawetan bahan makanan, yakni sebagai berikut :
  • Pengeringan
Proses pengeringan bisa dilakukan melalui suatu cara yakni pada proses penjemuran atau pun pada proses pemanasan sehingga kadar air yang terkandung dalam makanan akan hilang. Misalnya pada makanan seperti dendeng dan juga ikan kering dilakukan proses pengeringan.
  • Pendinginan Atau Pembekuan
Proses pembekuan akan mengakibatkan kadar air yang ada menjadi membeku sehingga macam-macam bakteri yang ada tidak bisa melakukan perkembangan dan pertumbuhan. Selain itu bisa digunakan untuk menghambat suatu proses metabolisme pada suatu bakteri. Misalnya seperti halnya pada bahan makanan daging dan juga ikan beku.

PEMANIS

Bahan Pemanis

Hampir semua makanan yang kita jumpai di pasaran memiliki cita rasa yang manis. Definisi dari pemanis merupakan suatu zat yang dicampurkan pada suatu makanan dan juga minuman yang mempunyai fungsi sebagai pemberi rasa yakni manis. Seperti halnya dengan pewarna, pemanis juga dikategorikan menjadi dua yakni pemanis alami dan pemanis buatan. Pemanis alami seperti gula merah, gula pasir, dan juga gula tebu. 
Kelebihan yang ditawarkan oleh pemanis alami yaitu mempunyai nilai kalori yang cukup baik dan sangat mudah dilakukan proses pencernaan dalam tubuh. Sedangkan pemanis buatan mempunyai jenis dan macam yang cukup banyak seperti halnya sakarin, aspartame, siklamat, sorbitol, asesulfam, dan gliserol.
Bahan-bahan pemanis ini seringkali dipakai untuk campuran pada proses pembuatan permen, es krim, saus, minuman ringan dan lain sebagainya. Kandungan kaloriyang ada juga sangat rendah dan ternyata sangat sulit dalam proses pencernaannya di dalam tubuh. )
Jika terjadi kelebihan jumlah kalori yang ada dalam tubuh akan mengakibatkan obesitas (mempunyai berat badan yang berlebihan). Cara yang bisa anda terapkan guna mencegah obesitas yakni dengan melakukan penggantian gula yang anda pakai dengan kalori yang relatif tinggi dengan menggunakan pemanis buatan yang mempunyai nilai kalori yang lebih rendah.)
Pada umumnya pemanis buatan yang sangat mudah dijumpai dan digunakan ialah asesulfam dan aspartame. Namun di pasaran beberapa pemanis buatan peredarannya mulai dilarang karena terbukti mempunyai sifat karsinogenik. Aspartam pertama kali ditemukan untuk digunakan sebagai bahan pemanis buatan dengan tingkat keamanan yang lebih baik 
Namun asesulfam mempunyai tingkat ketahanan yang lebih baik pada suhu yang tinggi dibandingkan dengan aspartam yang tidak tahan terhadap suhu yang tinggi. Aspartam memiliki tingkat kemanisan sebanyak 180 kali lipat jika dibandingkan dengan gula tebu. Sedangkan nilai kalori yang terkandung adalah 1 banding 160 jika dibandingkan dengan gula tebu. Kekurangannya, aspartam akan mudah kehilangan kandungan rasa yang ada apabila disimpan dalam jangka waktu tertentu sehingga tidak digunakan dalam industri minuman ringan.

PEWARNA

 Berdasarkan dengan fungsi pada zat aditif makanan bisa dikategorikan beberapa jenis, meliputi pewarna, pengawet, pemanis, antioksidan, penyedap, pemutih, penambah gizi, perenyah dan pengisi, pengering, pemantap, pencegah buih, pengkilap, dan pencegah lengket. 
Dalam penggunaan zat aditif seperti halnya sintesis wajib melalui tahap pengujian di laboratorium dan mendapat pengawasan yang sangat ketat, sehingga dipakai sesuai kadar yang dibutuhkan dan yang menjadi poin penting yakni tidak mempunyai dampak yang buruk bagi tingkat kesehatan manusia sebagai pengguna sekaligus pengonsumsinya. 
Tujuan pemberian zat warna makanan adalah untuk menambah daya tarik terhadap makanan. Pembagian zat pewarna makanan pada dasarnya di bagi menjadi 2 macam yaitu:

- Pewarna alami : Zat aditif yang berasal dari bahan nabati (tumbuh-tumbuhan) maupun buah-buahan. Sebagai contoh zat pewarna alami adalah warna hijau (daun pandan, daun suji, dan daun katuk), warna uning merah (wortel).

- Pewarna buatan : zat aditif makanan yang memang dengan sengaja dibuat oleh manusia. Sebagai contoh zat pewarna buatan adalah merah (eritrosin) biasanya dalam es krim, saus, jeli.Biru berlian biasanya dalam es krim dan selai. FCF berwarna hijau, biasanya dipakai dalam pembuatan es krim dan warna buah kaleng. Coklat HT biasanya di dalam minuman soft drink.



GEJALA KEKURANGAN MINERAL

1. Mata bengkak
Saat bangun dan bercermin, Anda mungkin melihat mata Anda bengkak seperti habis menangis semalaman. Tahukah kalau mata bengkak merupakan tanda suplai yodium rendah di tubuh.
Sebuah studi di 2006 menemukan hubungan antara asupan yodium dan penyakit tiroid -- suatu kondisi yang dapat menyebabkan kelelahan, mata membengkak. Tanda lain defisiensi yodium adalah kulit kering, penambahan berat badan dan kuku yang rapuh.
Makanan yang bisa menyembuhkan: cranberries, yogurt, kentang, stroberi.
2. Kulit pucat
Kulit pucat bisa menjadi pertanda Anda membutuhkan asupan vitamin B12. Kurangnya vitamin ini bisa menyebabkan kulit tak sehat dan meningkatkan rasa lelah.
Makanan yang bisa menyembuhkan: ikan salmon, daging merah, sereal fortifikasi, yogurt dan keju swiss.
3. Rambut Kering
Rambut kering bisa menjadi indikator Anda kekurangan vitamin B7 atau biotin. Kadar biotin yang rendah bisa menyebabkan kuku rapuh dan rambut menipis. Suplemen vitamin dapat membantu memperbaiki kualitas rambut dan bahkan pengobatan diabetes.
Makanan yang bisa menyembuhkan: Telur, kacang almond dan jenis kacang-kacangan lain seperti kacang polong dan lainnya.
4. Bibir pucat
Bibir pucat ditambah kulit yang juga pucat menjadi salah satu Anda mengalami anemia dan Anda membutuhkan lebih banyak zat besi dalam makanan. Selain itu, lebih sering mengalami demam dan pilek juga menjadi tanda kadar zat besi dalam tubuh yang rendah--kekurangan zat besi melemahkan sistem kekebalan tubuh.

SUMBER :https://gaya.tempo.co/read/873371/5-tanda-tubuh-kekurangan-vitamin-dan-mineral/full&view=ok

GEJALA KEKURANGAN VITAMIN

Berikut 5 tanda tubuh kekurangan vitamin dengan manifestasi yang aneh. 1. Seperti ada celah di sudut mulut Gejala ini merupakan tanda tubuh kekurangan zat besi, zinc, dan vitamin B seperti niacin (B3), riboflavin (B2), dan B12. "Kekurangan ini biasa terjadi pada orang yang tidak makan daging, seperti vegetarian," kata Blum. Solusi untuk kekurangan ini adalah makan daging unggas, salmon, tuna, telur, tiram, kerang, tomat yang dikeringkan dengan matahari, dan kacang-kacangan. Penyerapan besi bisa ditingkatkan dengan rajin mengkonsumsi vitamin C, yang juga berfungsi sebagai anti inflamasi.   2. Kulit kemerahan, bersisik dan ruam pada wajah atau bagian manapun, terkadang disertai kerontokan wambut Hal ini dikarenakan kekurangan vitamin rambut yang disebut biotin (B7). Ketika tubuh menyimpan vitamin yang larut lemak (A,D,E,K), maka vitamin B yang terlarut dalam air juga tidak disimpan. Kebiasaan makan telur mentah akan membuat kita rentan mengalami kondisi ini karena protein dalam telur mentah yang disebut avidin, menghambat tubuh menyerap biotin. Solusinya adalah, makan lebih banyak telur yang sudah dimasak. Telur yang sudah dimasak akan menghentikan aktivitas avidin. Selain itu konsumsi salmon, alpukat, jamur, kacang kedelai, pisang, dan kacang-kacangan. 3. Benjolan seperti jerawat warna merah atau putih di pipi, lengan, betis dan pantat Hal ini menandakan tubuh kekurangan asam lemak penting, serta vitamin A dan D. Solusinya adalah menurunkan konsumsi lemak jenuh dan meningkatkan asupan lemak sehat. Sebaiknya tingkatkan konsumsi makanan seperti salmon, sardin, almon, walnut, atau flax. Untuk mencukupi kebutuhan vitamin A bisa dari tanaman berdaun atau sayuran kaya warna seperti wortel, ubi, dan paprika merah. “Makanan ini mengandung beta karoten, sebuah prekursor vitamin A. Tanpa prekursor tubuh tidak akan membentuk vitamin,” kata Blum. Untuk vitamin D bisa didapatkan dengan berjemur di bawah sinar matahari atau konsumsi suplemen. Selain itu penuhi kecukupan vitamin A dan K yang akan membantu penyerapan vitamin D. 4. Rasa kesemutan, menusuk, dan mati pada tangan, kaki, serta tempat lainnya Gejala ini merupakan kekurangan vitamin B seperti  folat (B9), B6, and B12. “Masalah ini berkaitan langsung dengan sistem saraf periferal,” kata Blum. Gejala ini juga bisa dikaitkan dengan kecemasan, anemia, rasa lemah, dan ketidakseimbangan hormon. Solusinya adalah makan bayam, asparagus, beet, kacang, telur, gurita, kerang, daging unggas, tiram dan remis. 5. Kram otot sampai menimbulkan rasa tertusuk di jari kaki, betis, lengkungan, dan punggung kaki Kondisi ini tentu menyusahkan, apalagi bila terjadi berulang. Gejala ini merupakan tanda tubuh kekurangan magnesium, kalsium, dan kalium. Kekurangan ini semakin berat melalui keringat yang banyak keluar saat melakukan olahraga berat.

SUMBER :https://lifestyle.kompas.com/read/2013/05/11/12591041/5.gejala.aneh.tubuh.kekurangan.vitamin.?page=all

HIPERTENSI DAN HIPOTENSI

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi saat tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi ini dapat menjadi ...